19
Mei
07

Hari Bumi Sebagai Aksi Dan Refleksi

Hujan deras yang sebelumnya mengguyur kota Bogor tidak menyurutkan langkah beberapa anak muda. Kesibukan nampak jelas menghinggapi salah satu sudut terminal Baranangsiang itu. Mereka tergabung dalam komunitas Kantong Permen dan kelompok Kerangka Hijau Bogor. Kesibukan mereka bukanlah membuat suatu gerakan, kesibukan itu lebih kepada semangat kreatifitas dan apresiasi.

Hari itu 22 April 2007 adalah Hari Bumi. Hari dimana segenap umat di dunia memperingatinya sebagai bagian refleksi manusia untuk peduli dengan Bumi. Berbagai kegiatan dikemas untuk menginformasikan dan mengkampanyekan penghentian kerusakan Bumi ini. Sama seperti halnya kesibukan di sudut terminal Baranangsiang yang berlanjut di Tugu Kujang itu. Komunitas Kantong Permen melakukan aksi performance art sepanjang jalan Pajajaran, dari terminal menuju Tugu Kujang. Performance yang menggambarkan perjuangan “anak-anak tanah” untuk menyelamatkan Bumi. Bumi disimbolkan dengan instalasi replika bola Bumi yang penuh dengan sampah. Instalasi itu mereka arak dengan gerobak sampah seolah-olah menyindir perilaku manusia yang saling “menyampahi” Bumi ini. ‘Anak-anak tanah’ yang terus merintih dan sekuat tenaga mendorong gerobak itu.

Di Tugu Kujang aksi simpatik dengan menyebarkan Flyer dan bentangan spanduk dilakukan kelompok yang menamakan dirinya Kerangka Hijau. Kelompok yang terdriri dari anak tongkrongan musik ini tampak kreatif dengan akustikan sederhana yang turut mereka gelar. Tak pelak aksi simpatik mereka cukup menarik perhatian para pelintas di depan Tugu Kujang. Seruan yang mereka suarakan tidak jauh berbeda dengan gambaran performance art tadi. Sama-sama bertutur tentang lingkungan. Aksi yang dilakukan Kerangka Hijau ini Makin meriah dengan bergabungnya Komunitas Kampoeng Bogor. Sebuah komunitas yang memiliki cita-cita dan harapan agar Bogor lebih nyaman. Bergabungnya komunitas ini memberi nilai tersendiri aksi Hari Bumi yang dilakukan Kerangka Hijau bersama Kantong Permen ini. Isu yang sama sepertinya menggerakkan mereka untuk bekerja sama saling mendukung kegiatan ini.

Sementara itu dari arah warung Jambu menuju Tugu Kujang, dua sosok mimer (pemain pantomime) nampak asyik menyusuri jalanan. Mereka melakukan longmarch dengan gerak-gerik khas pantomime. Sesekali mereka berinteraksi dengan masyarakat yang melintas. Dua sosok mimer dari kelompok Bengkel AO ini juga mengambil tema Hari Bumi dalam aksinya. Salah satu mimer mengusung ‘cikal’/ tunas kelapa, mimik mukanya menyiratkan kebingungan sementara gerak-geriknya menampakkan usaha untuk menanam kelapa tersebut yang tak kunjung menemukan lahan. Sedangkan mimer satunya lagi membagi-bagikan leaflet seruan Hari Bumi.

Hari Bumi yang jatuh 22 April ini ditengarai berbagai pihak sebagai upaya menyadarkan kembali sekaligus seruan kepada manusia untuk ‘mengamankan’ Bumi yang makin rusak ini. Upaya untuk mengembalikan keseimbangan lingkungan agar kelestarian alam dapat terjaga. Apalagi sinyal kerusakan melalui bencana sudah berkali-kali mendera bangsa kita. Sejalan dengan hal tersebut di Bogor juga dilakukan pembuatan lubang Biopori sebanyak 5250 buah. Suatu jumlah yang sama dengan peringatan hari jadi kota Bogor 525 tahun. Lubang resapan Biopori yang ditemukan ilmuwan IPB Kamir R Brata ini dibuat dan dilakukan di 68 kelurahan se-kota Bogor sejak sabtu (21/4) hingga minggu (22/4). Pembuatan lubang ini diharapkan menjadi solusi konservasi air yang efektif. Menurut Kamir dalam lansiran sebuah media menuturkan teknologi Biopori ini memiliki kemanfaatan multiguna ketimbang sekedar sebagai solusi alternatif mengatasi banjir. Dengan konservasi air yang efektif kita tidak perlu kekurangan air saat kemarau dan kelebihan air saat penghujan.

Hari Bumi sudah seharusnya menggugah kesadaran kita untuk memberikan yang terbaik bagi bumi tempat hidup kita ini. Jika yang lain berbuat lebih sekedar seremoni, bagaimana dengan kita ?. (Ao)


2 Tanggapan ke “Hari Bumi Sebagai Aksi Dan Refleksi”


  1. Januari 28, 2008 pukul 2:34 pm

    kpan nic ada tony q di bogor

  2. 2 icHAN SelassIe
    Mei 2, 2009 pukul 4:16 am

    KPaN NeeH raS MUHAmmaD Ke bEKAsI??


Tinggalkan Balasan




 

Mei 2007
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031