Arsip untuk Februari, 2008

23
Feb
08

Melihat Kekayaan Sejarah Dalam “Pameran Batik Obin Dan Kebaya Peranakan”

Kurun waktu 2 Februari hingga 10 Februari kemarin ada pemandangan menarik di Lobby Botani Square. Nuansa merah kental tersaji disana, beberapa kebaya unik nampak tersaji disana. Deretan display kebaya itu berpadu dengan Liong panjang simbol budaya etnis Tionghoa. Tidak itu saja, pengunung disana akan dihadapkan dengan lambaian lampion dan pernak pernik berbau Imlek. Yah…tidak heran jika itu terjadi di tempat ini. Selain moment Imlek dan pekan promo tematis Botani Square (Starry red) kegiatan itu juga merupakan rangkaian Cap Go Meh 2008, Bogor Festival. Sebuah kegiatan yang mengadopsi tradisi budaya yang terjadi di kota ini sejak ratusan tahun lalu.

Lanjutkan membaca ‘Melihat Kekayaan Sejarah Dalam “Pameran Batik Obin Dan Kebaya Peranakan”’

23
Feb
08

Menuju Cap Go Meh 2008..Perayaan Untuk Semua Warga

Memahami Bogor akhir-akhir ini mungkin kita akan sedikit mengernyitkan dahi. Bogor yang adem ini nampak kian tegas dengan hujannya yang menjadi ciri kota ini. Hujan yang makin rajin menyambangi para penghuninya. Hujan yang mulai tak kenal waktu, baik pagi, siang, malam sampai kembali ke pagi lagi. Suasana itu kian mendukung kesejukan yang mengarah pada dingin di kota ini. Namun hujan dan dingin itu tampaknya akan segera menjadi hangat. Kehangatan yang muncul dan telah menjadi tradisi turun-temurun sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu. Kehangatan ini mulai nampak dengan dominannya warna merah dan pernak-pernik Tionghoa. Tak salah lagi kehangatan ini memang didorong dengan adanya perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang akan meramaikannya pada 15 hari setelah Imlek tersebut.

Lanjutkan membaca ‘Menuju Cap Go Meh 2008..Perayaan Untuk Semua Warga’

08
Feb
08

Ruang Dan Idealisme Itu Masih Ada…

Hidup berkesenian itu ternyata menyenangkan. Menjadi manusia kesenian itu pada dasarnya hak dan pilihan hidup seseorang. Ini bisa menjadi sebuah profesi atau hanya sekedar hobby. Dan kesenian itu mampu menembus batas-batas yang selama ini tabu untuk dilakukan. Sebuah proses kreatif yang mampu dipertanggung jawabkan. Tak jarang hal-hal tetentu yang tidak lazim dilakukan menjadi sah jika dikemas dalam sebuah aktifitas kesenian.

Seperti halnya aku dan Kobam, yang dipertemukan dalam sebuah aktifitas tersebut. Bermula dari sebuah kegelisahan dan kebutuhan ruang berkesenian di Bogor, Kobam mengajukan sebuah Lanjutkan membaca ‘Ruang Dan Idealisme Itu Masih Ada…’




 

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829