Kurun waktu 2 Februari hingga 10 Februari kemarin ada pemandangan menarik di Lobby Botani Square. Nuansa merah kental tersaji disana, beberapa kebaya unik nampak tersaji disana. Deretan display kebaya itu berpadu dengan Liong panjang simbol budaya etnis Tionghoa. Tidak itu saja, pengunung disana akan dihadapkan dengan lambaian lampion dan pernak pernik berbau Imlek. Yah…tidak heran jika itu terjadi di tempat ini. Selain moment Imlek dan pekan promo tematis Botani Square (Starry red) kegiatan itu juga merupakan rangkaian Cap Go Meh 2008, Bogor Festival. Sebuah kegiatan yang mengadopsi tradisi budaya yang terjadi di kota ini sejak ratusan tahun lalu.
Lanjutkan membaca ‘Melihat Kekayaan Sejarah Dalam “Pameran Batik Obin Dan Kebaya Peranakan”’
Memahami Bogor akhir-akhir ini mungkin kita akan sedikit mengernyitkan dahi. Bogor yang adem ini nampak kian tegas dengan hujannya yang menjadi ciri kota ini. Hujan yang makin rajin menyambangi para penghuninya. Hujan yang mulai tak kenal waktu, baik pagi, siang, ma
Hidup berkesenian itu ternyata menyenangkan. Menjadi manusia kesenian itu pada dasarnya hak dan pilihan hidup seseorang. Ini bisa menjadi sebuah profesi atau hanya sekedar hobby. Dan kesenian itu mampu menembus batas-batas yang selama ini tabu untuk dilakukan. Sebuah proses kreatif yang mampu dipertanggung jawabkan. Tak jarang hal-hal tetentu yang tidak lazim dilakukan menjadi sah jika dikemas dalam sebuah aktifitas kesenian.
Komentar Terakhir