Hari bumi pada 22 April 2008 di kota bogor diperingati lebih meriah. Dengan kawalan beberapa teman komunitas yang tergabung pada “Komunitas Bogor Yeuh” yaitu kumpulan beberapa kelompok komunitas yang menghuni kota bogor seperti ” perkumpulan Salam”, “komunitas Kalam”, “Kantong Permen”, Fossbo, Bengkel AO dsb. Menurut seorang kawan (agungpsiko dan Lutfi SALAm) Kepanitiaan Bogor Yeuh ini awalnya berlaku sebagai aspek formal dari penyelenggaraan kegiatan (bahasa proposal). Namun dalam perkembangan terakhirnya mampu melibatkan anggota DPRD untuk ikut berpartisipasi dalam kepanitiaan hari bumi kali ini. Keterlibatan sebagai dukungan ini mungkin perlu diperhitungkan kawan-kawan komunitas di masa-masa yang akan datang di kota bogor.
Kegiatan perayaan hari bumi bogor 2008 diramaikan dengan aksi “sasapu jalanan sekitar kebun raya” & performance art, yaitu berupa barisan “happening art” dari Bengkel AO dan Kantong Permen, dan barisan anak SDN Babakansari serta Marching Band SDN Bantarjati 9 serta sanggar Kasso dari Sukaresmi, selain itu tak lupa barisan “Kerangka Hijau” juga ikut memeriahkan acara yang lebih mirip karnaval ini. Dimulai jam 09:00 WIB dari area Tugu Kujang, setelah mengitari Kebun Raya Bogor berakhir kembali di Tugu Kujang. Sebuah aksi yang lagi-lagi menggambarkan kondisi Bumi kita yang kian rapuh. Terlihat gambaran hutan rusak yang diperankan Kantong permen dan ajakan kepada masyarakat dari BengkelAO untuk menoleh lebih ‘riil’ kerusakan tersebut
Aksi ini diharapkan dapat mengingatkan warga kota Bogor dan sekitarnya agar tempat mereka berpijak ini tetap terjaga dengan terawat. Tetap mencintai lingkungan tempat tinggalnya agar tetap indah dan asri serta kembali nyaman seperti dahulu. Apalagi kondisi saat ini sangatlah sulit untuk mendapatkannya. Jangankan memperoleh air gratis pemberian Allah SWT dan mendapat ruang layak untuk tingal bertumbuh dan berkembang bagi anak-anak kecil. Menghirup udara yang asri dan sejuk di kota bogor sudah merupakan barang langka untuk ditemukan saat ini. Hal ini mungkin akan mudah ditemukan dan diakses bagi mereka yang mempunyai sumberdaya cukup (baca:uang), tapi bagaimana bagi meraka yang tidak memiliki sumberdaya tersebut..??
Perayaan Hari Bumi Bogor 2008 kali ini selain di selenggarakan di Tugu Kujang dan jalan sekeliling Kebun Raya, juga di selenggarakan di area lapangan tenis indoor Gelanggang Olahraga Remaja Pajajaran Bogor, dengan Parade Nasyid (tanggal 21/04/08) dan “temu kangen jalanan” (tanggal 22/04/08).
Pada parade Nasyid ini, disemarakan oleh BNC (bogor nasyid center). Untuk “temu kangen jalanan” kegiatan ini diramaikan oleh kelompok-kelompok penyanyi jalanan dari seputar kota bogor dan sekitrnya seperti Bandung, dan Jakarta serta daerah Bekasi. Berbagai apresiasi seni mereka ketengahkan dalam kegiatan ini seperti musik, teater dan dan apresiasi sastra. Tampil juga kelompok perkusi KAPAS dan reggae performing from Cocktail.
0 Tanggapan ke “Agung Psiko : “Ini Hari Boemi Yahh…!? “”