Arsip untuk Kategori 'Goresan Cerita'

11
Agu
09

Sesaat Buat Rendra

Kepergian seorang WS Rendra ternyata menghenyakan semua orang. Sastrawan besar itu memiliki pengaruh sedemikian besarnya bagi kehidupan bangsa ini. Sosoknya yang sederhana dan mengilhami kaum muda melalui berbagai karyanya, membuat dirinya layak untuk dikenang. Tak terkecuali publik kota Bogor. Sekelompok mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Pakuan Bogor pada sabtu (8/8) lalu memiliki cara untuk mengenang kepergian WS Rendra atau yang dikenal dekat dengan sapaan mas Willy itu. Mulai pukul 14.00 WIB mereka menggelar “Sesaat Buat WS Rendra”, yaitu pembacaan karya-karya Rendra dan mengulas kisah-kisah dibalik karyanya. Acara yang dilakukan secara sederhana itu diminati pecinta satra Bogor dan pengagum Rendra. Mereka membacakan karya Rendra dengan penghayatan dan cara mereka. Acara di halaman fakultas Sastra kampus tersebut sepintas tidak terkesan sebagai sebuah acara sastra. Kesederhanaan itu seolah mewakili sosok Rendra yang juga sederhana. Lanjutkan membaca ‘Sesaat Buat Rendra’

22
Jul
09

Jalan Sehat Dengan Nostalgia Masa Lalu

Jalan sehat akhir-akhir ini menjadi tren baru masyarakat untuk berolahraga dan bersosialisasi. Acara seperti ini bahkan banyak dikemas menjadi sebuah event unik dan menarik. Tapi dari sekian acara jalan sehat yang berlangsung di Bogor, moment jalan sehat yang berlangsung pada sabtu (18/7) lalu adalah yang terunik dan menarik.

Sekitar ratusan peserta jalan sehat sejak pagi terlihat antusias memadati Lapangan Balai Penelitian Pertanian dan Teknologi (BPPT) Kota Bogor. Ratusan warga yang rata-rata berusia tak lagi muda itu berkumpul untuk mengikuti kegiatan Riung Mampulung dan jalan sehat yang diadakan komunitas warga Gunung-gunung. Acara ini selain diikuti warga juga dihadiri Walikota Bogor Diani Budiarto bersama istri, Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat, Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturrachman dan Asisten Daerah III Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat Pery Suparman. Lanjutkan membaca ‘Jalan Sehat Dengan Nostalgia Masa Lalu’

19
Des
08

Ketika Generasi Bicara…

p1010224Gairah menulis, itulah yang terbersit ketika menghadiri kegiatan launching buku Jalan Panjang Bogor, oleh Ibu Dewi Pandji. Launching yang dilakukan dirumah istri mantan Wakapolri sekaligus mantan wartawati ANTARA ini memang menguak semangat untuk ikut membuat buku. Sudah lama hasrat itu terpendam tak lantas bersambut juga. Berbagai kesibukan diluar kegiatan menulis membuat insting menulisku sedikit memudar. Termasuk mengisi halaman blog ini. Bertemu dengan berbagai tokoh Bogor yang me-nasional di lokasi itu membuat gairah baru untuk terus berbuat. Jika Ibu Dewi Pandji bisa, kenapa kita yang muda tidak..?

Lanjutkan membaca ‘Ketika Generasi Bicara…’

17
Des
08

Catatan Konggres Kebudayaan Nasional 2008

Dan Bogor Jadi Penonton

p1010203Kota Bogor sepertinya tetap lekat dan menarik untuk dikunjungi. Sejarah kota ini juga menegaskan arti penting kota ini dimata nasional hingga internasional. Beragam tokoh nusantara dan dunia sejak masa sejarah awal kota ini ada, telah singgah dan menorehkan ceritanya. Menilik kondisi tersebut tidak salah rasanya jika panitia Konggres Kebudayaan Nasional 2008 memilih kota Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Lanjutkan membaca ‘Catatan Konggres Kebudayaan Nasional 2008′

22
Okt
08

POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA

Seorang kawan mengirimkan email yang berisi putusan-putusan Sumpah Pemuda. Jujur aku akui hal itu membuatku terharu untuk pertama kalinya, setelah sekian lama hafal isi teks itu. Pernyataan dibawahnya yang membuatku harus merenung. Seandainya semua pemuda kita memiliki semangat pada waktu itu tentu tawuran antar kampus, sekolah dan lainnya tak akan terjadi. Mungkin juga kita tidak akan termakan isu adu donba petinggi2 partai yang mengatasnamakan ’suara pemuda’

Lanjutkan membaca ‘POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA’

22
Okt
08

Putri Cantika : Catatan Sahur On the Road

Pukul 00.00, antusiasme yang meninggi mulai melingkupi 8 komunitas yang ikut berkumpul. Bagian depan sekretariat Kalam, sontak dipenuhi karung beras serta kardus-kardus berisi sembako, barang dan pakaian layak pakai yang kini telah dipilah dan ditulisi menurut lokasi yang akan dikunjungi. Di bahu jalan utama Tegal Gundil 115 orang yang dibagi menjadi 5 Team, mulai menyepakati rute dan strategi perjalanan mereka. Masing-masing Team kemudian mengisikan santunan dan paket menu sahur kedalam mobil-mobil yang telah dibagi menjadi 1 hingga 3 mobil per team sesuai dengan tujuan mereka. Team 1 berangkat tepat pukul 01.00 dengan tujuan Panti Asuhan Al-Munawar (Haur Jaya) dan Panti Asuhan Assaidah (Kedung Halang Talang), disusul oleh

Lanjutkan membaca ‘Putri Cantika : Catatan Sahur On the Road’

28
Mei
08

Harap Maklum…

Sungguh luar biasa beban yang dirasakan rakyat yang menghuni bangsa ini. Sepertinya tekanan demi tekanan tak henti-hentinya menerpa negeri yang katanya ‘gemah ripah loh jinawi’ . Kita menjadi miskin dinegeri yang kaya ini. Tekanan politik, tekanan ekonomi hingga tekanan moral tampak akrab menjerat kita.Tanpa bermaksud bicara sok aksi tentang politik, akhir-akhir ini rakyat disuguhkan geliat intrik partai, intrik lembaga yudikatif dan eksekutif hingga intrik moral punggawanya Belum reda kepanikan langkanya minyak tanah akibat konversi gas pemerintah, kini cerita kenaikan BBM untuk yang kesekian kali mulai menghantui kehidupan masyarakat kita. Efek samping yang dirasakan masyarakat kelas bawah sangat terasa. Rakyat tidak tenang..sensitif..cenderung emosi di sesamanya. Lanjutkan membaca ‘Harap Maklum…’

26
Mei
08

Deavies Sanggar Matahari…Konser Yang Tidak Masuk MTV

Deavies Sanggar Matahari…nama komunitas itu aku dengar sekitar 3 tahun yang lalu. 3 tahun mengawali peradaban baru ku di kota Bogor. Saat itu masa pencarian identitas ruang berkesenian masih kabur, kemudian berkenalanlah aku dengan mereka. Meski terhitung lambat mengenali sepak terjang mereka di negeri ini, tetap saja manfaat untuk sekedar rendah hati membuatku bangga dekat dengan mereka. Kesahajaan dan keterbukaanlah yang menyapaku saat itu. Mereka memang tidak berkedudukan di Bogor tapi inspirator sekaligus penggagas Sanggar Matahari tinggal menetap di kampung Joglo Cisarua Bogor. Dan kini 24 Mei 2008, atau setelah 3 tahun berkenalan aku menyaksikan pertunjukan mereka untuk pertama kalinya. Lanjutkan membaca ‘Deavies Sanggar Matahari…Konser Yang Tidak Masuk MTV’

31
Jan
08

De Coco Bar… It’s long night in reggae with Cocktails

Pelabuhan Ratu…siapa sangka jika hari itu kami benar-benar tiba disana. Tidak dinyana tempat ini ternyata menyimpan semangat tropical life sepanjang hari. Yah..tentu saja bisa begitu. Tempat ini adalah kawasan wisata pantai yang ombaknya cukup digemari kaum surver di negeri ini. Aku sendiri secara pribadi memang sangat menikmati suasana pantai dimanapun itu, jadi dengan datangnya kesempatan menikmati Pelabuhan Ratu, sudah pasti haram untuk dilewatkan begitu saja.Dan kesempatan itu ternyata muncul bersama Cocktail, band reggae yang melibatkanku sebagai salah satu personilnya. Sabtu itu Cocktail memiliki skedul perform di De Coco Bar & Resto Pelabuhan Ratu., sebuah tempat kongkow yang lokasi persisnya menghadap laut beserta pantainya.. Entah kapan lagi aku bisa menyempatkan ke tempat itu jika tidak bersama Cocktail. Kesibukan di Bogor beberapa bulan ini sungguh menyita energi dan waktu. Cocktail tampil di tempat itu sebagai band performing bersama The Herb. Tampilnya kami ini atas undangan kawan-kawan di Creative Box, pengelola event hari itu. Pengalaman yang bagiku sudah cukup menyenangkan. Selama tiga hari kami menyiapkan Lanjutkan membaca ‘De Coco Bar… It’s long night in reggae with Cocktails’

03
Jan
08

Naas Di Hari Rabu

Ini adalah catatan beberapa waktu lalu saat untuk pertama kalinya aku terlempar dari Revo Merah Kesayangan, bulan desember lalu…hehehehehe

Rabu itu sepertinya bukan hari yang baik buatku. Seharian beraktifitas ditemani hujan yang kadang turun kadang enggak. Hujan khas yang mewarnai keseharian di Bogor. Menjelang maghrib aku dikejutkan sms dari seorang kawan. Inti persoalannya bukan pada isi dari sms tersebut, tapi informasi yang datangnya tidak tepat. Isi sms itu perihal kepastian tampilnya Cocktail di “De Coco Bar & Resto” Pelabuhan Ratu Sabtu besok. Dan Rabu malam seluruh crew harus berkumpul buat sosialisasi list lagu yang akan kita bawakan. Ufff…ini dia awal hari buruk itu.
Jauh sebelum datang sms tadi, sebuah agenda besar telah menanti di Rabu malam itu. Rapat konsolidasi tim Redaksi untuk media yang akan di terbitkan Februari nanti. Ini juga terkait dengan kegiatan komunitas kampoeng Bogor, lembaga komunitas yang selama ini aku geluti. Berkecamuk perasaan gelisah dalam benak ini, dua-duanya merupakan agenda penting yang harus kuhadiri. Di media nanti aku berperan sebagai Lanjutkan membaca ‘Naas Di Hari Rabu’




 

Desember 2009
S S R K J S M
« Okt    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031